Belajar Menggunakan Jam Pasir

Belajar Menggunakan Jam Pasir

Jam pasir merupakan salah satu contoh dari sekian jenis alat pengukur waktu, bentuk jam ini sangat sederhana, terbuat dari dua buah tabung kaca yang rapat dan tak tembus air.

Kedua tabung tersebut kemudian disatukan dimana bagian tengahnya dibuat menyempit agar terbentuk celah sebagai tempat untuk pasir mengalir.

Agar jam pasir tersebut dapat berfungsi maka tabung tersebut harus diisi dengan pasir pada salah satu tabungnya, kemudian disesuaikan dengan satuan waktu yang diperlukan, misal : 30 detik, 1 menit, 2menit, 5 menit, dan lain-lain.

Untuk menggunakan jam pasir ini, kita hanya perlu membalikkan bagian tabung yang berisi pasir sehingga posisinya berada di atas tabung yang kosong, kemudian pasir akan mengalir dari satu tabung ke tabung lainnya melalui celah kecil yang berada di tengah tabung tadi. 

Pasir yang mengalir melewati bagian tabung yang sempit itulah yang nantinya akan menunjukkan waktu.

Untuk mengulangi kembali pengukuran waktu, tabung yang kosong hanya perlu dibalik 180 derajat sehingga tabung yang berisi pasir berada di posisi atas seperti sebelumnya.

Mengenalkan Satuan Waktu Menggunakan Jam Pasir Kepada Anak

Belajar Menggunakan Jam Pasir

Dalam metode Montessori, jam pasir digunakan untuk mengenalkan tentang berapa lamanya satuan waktu kepada anak, kegiatan ini dapat dikenalkan mulai usia 3-5 tahun.

Tentunya mengenalkan tentang berapa lamanya satuan waktu kepada anak secara konkret dan bertahap seperti ini akan lebih memudahkan mereka ketika belajar tentang satuan waktu di tahap belajar selanjutnya.

Cara Presentasi Menggunakan Jam Pasir ke Anak

Belajar Menggunakan Jam Pasir

Para guru di dalam kelas-kelas yang menggunakan metode Montessori disebut  sebagai directress. 

Nah, demikian cara presentasi directress kepada siswa / anak :

  • Directress mengenalkan jam pasir kepada anak – anak (pengukur waktu menit).
  • Directress mengatakan bahwa di dalam jam tersebut ada banyak pasir yang jika semua pasir telah pindah ke bawah maka satu menit telah berlalu.
  • Directress membalikkan jam pasir dan mengarahkan perhatian anak – anak ke pasir yang jatuh. Directress mengulangi lagi langkah yang sama.
  • Directress menjelaskan pasir yang jatuh di dalam pasir tersebut seperti jam yang menandakan satu menit.
  • Directress menutup matanya dan meminta anak untuk memberitahu jika satu menit telah berlalu.
  • Selanjutnya directress menawarkan anak untuk mencoba.
  • Di akhir kegiatan directress dapat meminta anak untuk memberitahu jika satu menit telah berlalu.

Setelah anak memahami cara kerja jam pasir, berapa lamanya satuan waktu satu menit, bisa dilanjutkan dengan satuan waktu menit yang lebih panjang.

Sebagai variasi / ekstensi, setelah anak menguasai jam pasir, anak dapat dikenalkan alat pengukur waktu yang lain, seperti stopwatch, jam digital, jam matahari, dan lain – lain.

Nah, demikian moms, cara mengenalkan jam pasir kepada anak, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *